blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack
Status YM

search

Informasi

Untuk informasi lebih lengkapnya mengenai teknik sipil bisa hubungi saya lewat ym saya, ID:si_cow_mang

Kata kata bijak

Robert F. Kennedy

hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan

H. Jackson Brown, jr

Percayalah pada keajaiban tapi jangan bergantung kepadanya

Mohandas Gandhi

Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat anda berikan, bukan pada apa yang dapat anda peroleh

John Dewey

Kita berfikir kalau kita terbentur suatu masalah

AristotelesE

Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis

Top Blogs

Rabu, 24 Maret 2010

TATA CARA PERENCANAAN BETON BERTULANG DAN STRUKTUR DINDING BERTULANG UNTUK RUMAH DAN GEDUNG

Semua dinding harus dilaksanakan dengan cara dan dari bahan-bahan yang ditentukan dalam spesifikasi bahan bangunan kecuali syarat-syarat yang lebih ketat, diuraikan dalam tata cara ini. Seperti untuk dinding bata merah: lebar bata merah tidak boleh kurang dari 9 cm dan harus dicuci hingga bebas dari debu, plesteran dan adukan harus terbuat paling sedikit 1 bagian semen dan 6 bagian pasir, bata merah harus dipasang pada komponen yang penuh, tebal plesteran minimum 1 cm. Demikian pula untuk pekerjaan dinding batako. persyaratannya sebagaimana tertentu dalam tata cara ini. Beton dan baja tulangan untuk pembuatan kolom praktis harus memenuhi ketentuan dalam peraturan beton.
Pelaksanaan perencanaan beton bertulang untuk struktur dinding dibedakan dalam empat jenis struktur yaitu struktur jenis A, B, C dan D yang masing - masing mempunyai persyaratan yang berbeda. Perencanaan struktur A meliputi perbatasan tata letak struktur, gaya geser dasar horisontal total akibat gempa, pembagian gaya geser dasar horisontal total akibat gempa, pembagian gaya geser dasar horisontal total akibat gempa
sepanjang tinggi gedung , pembagian gaya geser tingkat akibat gempa diantara masing - masing dinding penahan beban lateral, perencanaan portal, perencanaan pondasi, perencanaan dinding, perencanaan lantai, perencanaan atap, pemisahan gedung, pemisahan unsur-unsur non struktur, perencanaan unsur-unsur sekunder, penyelesaian arsitektur dan instalasi mesin dan Iistrik.
Perencanaan Struktur B dan D meliputi pembatasan tata letak struktur, gaya geser dasar horisontal total akibat gempa, pembagian gaya geser dasar horisontal total akibat gempa sepanjang tinggi gedung, pembagian gaya geser tingkat akibat gempa diantara masing masingkolom portal, gaya dalam untuk perencanaan portal, penulangan portal, perencanaan pondasi, perencanaan dinding pengisi, perencanaan lantai, perencanaan unsurunsur sekunder, penyelesaian arsitektur dan instalasi mesin dan Iistrik.
Perencanaan struktur C meliputi pembatasan tata letak struktur. gaya geser dasar horisontal total akibat gempa, pembagian gaya geser dasar horisontal total akibat gempa sepanjang tinggi gedung, pembagian gaya geser tingkat akibat gempa diantara masingmasing dinding penahan beban lateral, perencanaan dinding bertulang , perencanaan pondasi, perencanaan dinding yang tidak menahan beban lateral perencanaan lantai,
perencanaan atap, pemisahan gedung, pemisahan unsur-unsur non struktur, perencanaan unsur-unsur sekunder, penyelesaian arsitektur dan instalasi mesin dan Iistrik

download sni di sini

0 komentar:

 

Ads

Powered by  MyPagerank.Net  free web counter Counter Powered by  RedCounter
Free scripts Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net