blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack
Status YM

search

Informasi

Untuk informasi lebih lengkapnya mengenai teknik sipil bisa hubungi saya lewat ym saya, ID:si_cow_mang

Kata kata bijak

Robert F. Kennedy

hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan

H. Jackson Brown, jr

Percayalah pada keajaiban tapi jangan bergantung kepadanya

Mohandas Gandhi

Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat anda berikan, bukan pada apa yang dapat anda peroleh

John Dewey

Kita berfikir kalau kita terbentur suatu masalah

AristotelesE

Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis

Top Blogs

Kamis, 15 Oktober 2009

Siklus Hidrologi

Daur atau Siklus Hidrologi adalah proses perputaran dan perubahan bentuk air di bumi yang dapat berupa zat cair, zat padat, maupun zat gas yang terjadi secara berulang-ulang. Atau pengertian secara lengkapnya adalah gerakan air laut ke udara atau atmosfer yang kemudian jatuh ke permukaan tanah sabagai hujan atau bentuk presipitasi lain dimana air tersebut berkumpul dalam aliran-aliran dan akhirnya mengalir ke laut lagi. Siklus tersebut betul-betul terjadi, tetapi susunan secara khusus peristiwa siklus hidrologi sebenarnya tidak sesederhana yang kita gambarkan.
Pertama, daur hidrologi merupakan daur pendek, misalnya hujan yang jatuh di laut, danau, ataupun sungai yang segera dapat mengalir lagi ke laut. Kedua, tidak ada keseragaman waktu yang terpakai oleh daur atau siklus itu. Pada musim kemarau terlihat kegiatan daur berhenti, sedangkan pada musim penghujan daur berjalan kembali. Ketiga, intensitas dan frekuensi daur tergantung pada keadaan geografis dan iklim, hal ini diakibatkan adanya letak matahari yang berubah-ubah terhadap meridian bumi sepanjang tahun (pada kenyataannya yang berubah-ubah adalah letak planet bumi terhadap matahari). Keempat, berbagai bagian daur dapat menjadi sangat kompleks sehingga kita hanya dapat mengamati bagian akhirnya saja dari suatu hujan yang jatuh di permukaan tanah dan kemudian mencari jalur atau jalannya untuk kembali ke laut.
Meskipun konsep daur hidrologi telah disederhanakan, namun masih dapat membantu memberikan gambaran mengenai proses-proses penting dalam daur tersebut yang harus dimengerti oleh ahli hidrologi. Untuk memperjelas proses daur hidrologi maka diberikan ilustrasi pada gambar di bawah ini.


Air laut menguap karena adanya radiasi matahari dan awan yang terjadi oleh uap air, bergerak di atas daratan karena terdesak oleh angin. Presipitasi karena adanya tabrakan antara butir-butir uap air akibat desakan angin, dapat berbentuk hujan atau salju yang jatuh ke tanah yang membentuk limpasan (runoff) yang mengalir kembali menuju laut. Beberapa diantaranya masuk ke dalam tanah (infiltrasi) dan bergerak terus ke bawah (perlokasi) ke dalam daerah jenuh (saturated zone) yang terdapat di bawah permukaan air tanah atau permukaan phreatik. Air dalam daerah ini bergerak perlahan-lahan melewati akwifer masuk ke sungai atau kadang-kadang langsung ke laut. 

Air yang merembes ke dalam tanah (infiltrasi) memberi hidup kepada tumbuh-tumbuhan dan beberapa diantaranya naik ke atas lewat akar dan batangnya, sehingga terjadi traanspirasi, yaitu evaporasi (penguapan) lewat tumbuh-tumbuhan melalui bagian bawah daun (stomata). 

Air yang tertahan di permukaan tanah (surface detention) sebagian akan mengalir sebagai overland flow yang kemudian mengalir menjadi limpasan permukaan (surface runoff) ke dalam palung sungai, sedangkan yang lainnya akan meresap ke dalam tanah (infiltrasi) dan menguap.


Permukaan sungai dan danau juga mengalami penguapan (evaporasi), sehingga masih ada air yang dipindahkan menjadi uap. Apabila kondisi tanah memungkinkan sebagian sisa air yang tidak diinfiltrasikan atau tidak diuapkan akan mengalir secara horisontal sebagai interflow, sebagian lagi akan tinggal di dalam massa tanah sebagai soil moisture content, dan sisanya akan mengalir vertikal yang akan menjadi air tanah.Air tanah jauh lebih lambat bergeraknya. Dengan demikian seluruh daur telah dijalani dan akan berulang kembali secara terus-menerus.


Ada empat macam proses dalam daur atau siklus hidrologi yang harus dipelajari oleh para hidrologian teknisi bangunan air, yaitu antara lain:



1. Presipitasi

2. Evaporasi

3. Infiltrasi

4. Limpasan permukaan (sufface Ruboff) dan limpasan tanah (Subsurface Runoff)

0 komentar:

 

Ads

Powered by  MyPagerank.Net  free web counter Counter Powered by  RedCounter
Free scripts Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net